Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Atasi Rasa Malu Sendiri dengan 4 Pertanyaan Ini

Mengatasi rasa malu tidak selamanya memerlukan bantuan orang lain, kamu juga bisa melakukannya secara individu dan juga bertahap.

Cara mengatasi rasa malu, bisa dilakukan dengan menanyakan beberapa pertanyaan kepada diri kamu sendiri. Cara ini mungkin lebih mudah untuk mengembalikan kepercayaan diri kamu.



Sebelum menerapkan pertanyaan-pertanyaan berikut, kamu tentunya harus lebih dulu meyakinkan dirimu bahwa kamu bukan satu-satunya orang yang mengalami beban kecemasan sosial ini. Kamu harus yakin bahwa di dunia ini, bahkan disekitar kehidupanmu sendiri bukan hanya kamu, tapi banyak orang yang mengalami rasa rendah diri ini.

1. Apakah kamu merasa lebih rendah dari orang lain?

Mungkin pertanyaan pertama ini akan kamu jawab dengan kata, "Ya". 

Orang-orang pemalu sering kali menganggap dirinya lebih rendah atau tidak sama dengan orang lain. Misalnya saja kamu merasa malu karena kurang kaya, merasa diri lebih bodoh dari orang-orang, merasa tidak secantik atau setampan orang lain, dan masih banyak lagi kenyataan yang sering kali membuat kita menjadi minder dan pemalu.

Sebenarnya perasaan seperti ini tidak perlu kamu simpan, karena hanya akan menimbulkan rasa cemas terus-terusan pada dirimu terlebih saat menghadapi orang lain. Sudah saatnya kamu berfikir secara jernih dan menganggap bahwa setiap manusia ada titik kekurangan dan kelebihannya. Saatnya kita menghilangkan kamus tentang orang kaya dan orang miskin itu dalam diri, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Kita terlahir sebagai makhluk yang sama, hanya saja keadaan yang berbeda. 

Mulailah menganggap dirimu sama dengan orang lain, tidak kurang dan tidak lebih. Maka dengan sendirinya kamu akan memahami bahwa tak perlu menjadi rendah diri.

2. Apakah saat bertatap muka kamu merasa tidak nyaman?

Saya sendiri juga pernah mengalami hal serupa, ciri khas orang pemalu biasanya tidak berani menatap lawan bicaranya. Si pemalu biasanya akan menjawab perkataan lawan bicara dengan kata-kata singkat dan cenderung menatap kakinya saat berbicara bahkan terkadang buang muka. Belum lagi jika si pemalu tidak mengenal lawan bicaranya, waduh... bisa-bisa ia gemetar saat berbicara.

Jika kamu seorang pemalu, sudah pasti kamu sering mengalami hal tersebut. Jika kamu tidak berani atau tidak sanggup menatap sorot mata lawan bicaramu, cobalah untuk menggunakan tips yang sering saya gunakan ini.

Teknik yang saya terapkan adalah dengan tidak menatap sorotan atau bola mata lawan bicara saya, tetapi saya menatap kearah jidat atau dahi yang ada di atas bola matanya. Tips yang cukup sepele bukan? Tetapi itu sangat berguna agar tetap bisa bertahan dalam pandang memandang ketika berbicara.

3. Apakah kamu tersinggung dengan kritikan?



Nah, kalau yang satu ini sudah Fateeh Daily bahas di artikel sebelumnya. Kebanyakan orang pemalu pasti merasa tersinggung ketika mendapat kritikan dari orang lain. Hanya dengan mendapat kritik atau teguran sedikit saja sudah membuat ia tersinggung dan langsung menjauhi orang yang mengkritiknya.

Untuk mengatasi rasa malu, latih dan biasakan diri kamu untuk tidak cepat tersinggung. Tips untuk melatih mental anda agar tidak mudah tersinggung adalah dengan tidak menganggap bahwa orang yang mengkritik kesalahan dan kelemahan kita melakukan itu karena membenci kita. Justru biasanya kritikan keluar dilandasi rasa persahabatan dan ingin melihat anda lebih baik selanjutnya.

4. Apakah kamu kesulitan dalam percakapan?

Dalam poin ini, kamu harus tahu bahwa yang diperlukan saat melakukan pembicaraan dengan seseorang adalah memberi respon pembicaraan dan pertanyaan dari lawan bicara. Jangan biasakan merespon pertanyaan orang lain dengan kata "Ya" atau "Mungkin". Itu akan menutup kemungkinan pembicaraan kalian akan berlanjut. Cobalah untuk mengemukakan pendapat kita dalam jawaban yan tepat kepada lawan bicara. Kamu harus tahu jawaban dengan satu kata itu akan membuat percakapan menjadi membosankan.

Latihlah diri anda secara rutin ketika berbicara, dengan membuat topik baru dalam percakapan agar percakapanmu tidak monoton. Jika kamu terbiasa monoton atau bersifat satu arah dalam pembicaraan dengan hanya menjawab sebatasnya saja, maka kamu akan di cap sebagai orang yang membosankan.

Penutup

Jika kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut pada dirimu, sudah pasti akan lebih mudah untuk kamu keluar dari rasa malu dan rendah diri itu. Jika rasa malu kamu belum juga mereda ikuti terus artikel-artikel pengembangan diri di Fateeh Daily.com atau kamu bisa kirim email melalui halaman "KONTAK" untuk konsultasi masalah rasa malu mu itu.

Silahkan tinggalkan komentar dan berikan saran untuk artikel selanjutnya.  

Menjadi Pribadi yang Cerdas dalam Bersikap

18 komentar untuk "Atasi Rasa Malu Sendiri dengan 4 Pertanyaan Ini"

  1. Terimakasih atas informasinya. Informasi ini sangat membantu.

    BalasHapus
  2. Semoga bisa lebih percaya diri lagi

    BalasHapus
  3. Hahahha lumayan nih bisa saya lakuin buat ngobatin rasa malu saya😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang rasa malu bisa menimbulkan luka pada perasaan😅

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  4. makasih artikelnya sangat bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  5. Wah bener banget nih. Masukan yang bagus kakak

    BalasHapus
  6. Saya juga introvert, berinteraksi rasanya kek kesiksa :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, harus sering latihan di cermin tuh kalau begitu...

      Hapus
  7. Menjadi pribadi yang cerdas dan tidak pemalu

    BalasHapus
  8. keren kreatif kunjungi juga blog.rajait.id

    BalasHapus
  9. Aku kadang introvert kadang ekstrovert. Makasi tips nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang tergantung dengan siapa kita ketemu dan dalam keadaan bagaimana kita berhadapan dengan orang lain

      Hapus
  10. Informasi yang nambah ilmu prngetahuan... Thanks sarannya... Nice artikel

    BalasHapus
  11. Setuju....setuju.... Memang kudu ada yg di jadikan dasar pertimbangan..

    BalasHapus
  12. Sangat bermanfaat, pas banget buat saya yang juga pemalu 😁 terima kasih kak, Semoga Bermanfaat

    BalasHapus
  13. Rasa malu membuat kita tertutup. Setelah membaca ini,saya mulai belajar membuka diri

    BalasHapus